سورةص {٣٨} 38. SAAD
ص ۚ وَالْقُرْآنِ ذِي الذِّكْرِ {١} 1. Shad, pembicaraan tentang huruf muqathaiah telah dikemukakan di awal Surah Al-Bagarah. Allah bersumpah dengan Al-Qur'an yang mengandung peringatan bagi semua orang, utamanya orang-orang yang lalai. Akan tetapi, orang-orang kafir itu sombong dan menentang kebenaran.
بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي عِزَّةٍ وَشِقَاقٍ {٢} 2. Lihat ayat 1
كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ قَرْنٍ فَنَادَوْا وَلَاتَ حِينَ مَنَاصٍ {٣} 3. Banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum orang-orang musyrik itu, mereka pun meminta pertolongan dan meneriakkan taubat ketika adzab menimpa, tetapi itu bukanlah waktu diterimanya taubat, juga bukan waktu untuk melarikan diri dan melepaskan diri dari apa yang menimpa mereka.
وَعَجِبُوا أَنْ جَاءَهُمْ مُنْذِرٌ مِنْهُمْ ۖ وَقَالَ الْكَافِرُونَ هَٰذَا سَاحِرٌ كَذَّابٌ {٤} 4. Orang-orang kafir itu heran terhadap diutusnya seorang manusia di antara mereka oleh Allah kepada mereka agar mengajak mereka kepada Allah dan menakut-nakuti mereka dari adzab-Nya; mereka berkata: "la bukanlah seorang rasul, melainkan seorang yang berdusta dengan ucapannya dan menyihir kaumnya. Bagaimana ia men-jadikan banyak ilah ini menjadi satu ilah saja? Sungguh, ajaran yang dibawa dan didakwahkannya ini benar-benar aneh!
أَجَعَلَ الْآلِهَةَ إِلَٰهًا وَاحِدًا ۖ إِنَّ هَٰذَا لَشَيْءٌ عُجَابٌ {٥} 5. Lihat ayat 4
وَانْطَلَقَ الْمَلَأُ مِنْهُمْ أَنِ امْشُوا وَاصْبِرُوا عَلَىٰ آلِهَتِكُمْ ۖ إِنَّ هَٰذَا لَشَيْءٌ يُرَادُ {٦} 6. Para pemimpin dan bangsawan mereka memotivasi kaumnya agar tetap mempertahankan kesyirikan dan bersabar dengan banyak ilah; mereka berkata: "Sungguh, ajaran yang dibawa oleh Rasul ini merupakan sesuatu yang direncanakan dan dimaksudkan untuk memperoleh kepemimpinan dan kekuasaan. Kita tidak pernah mendengar ajaran yang diserukannya itu terdapat dalam din nenek moyang kita, Quraisy, maupun dalam din Nasrani; ini hanyalah kebohongan.
مَا سَمِعْنَا بِهَٰذَا فِي الْمِلَّةِ الْآخِرَةِ إِنْ هَٰذَا إِلَّا اخْتِلَاقٌ {٧} 7. Lihat ayat 6
أَأُنْزِلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ مِنْ بَيْنِنَا ۚ بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ مِنْ ذِكْرِي ۖ بَلْ لَمَّا يَذُوقُوا عَذَابِ {٨} 8. Apakah Muhammad memperoleh kekhususan menerima turunnya Al-Qur'an, sedangkan kita semua tidak menerimanya?" Bahkan, mereka ragu-ragu terhadap wahyu dan kerasulan yang Kuberikan kepadamu, wahai Rasul; mereka bahkan mengatakan hal itu karena belum merasakan adzab Allah; andaikata pernah merasakan adzab-Nya tentulah mereka tidak lancang mengatakannya.
أَمْ عِنْدَهُمْ خَزَائِنُ رَحْمَةِ رَبِّكَ الْعَزِيزِ الْوَهَّابِ {٩} 9. Ataukah mereka memiliki perbendaharaan karunia Rabbmu Yang Mahaperkasa dalam kekuasaan-Nya lagi Maha Memberi rezeki dan karunia apa saja kepada siapa saja makhluk-Nya?
أَمْ لَهُمْ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ فَلْيَرْتَقُوا فِي الْأَسْبَابِ {١٠} 10. Ataukah orang-orang musyrik itu memiliki kerajaan langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya sehingga dapat memberi dan melarang sesuka mereka? Hendaklah mereka menempuh jalan-jalan yang menghubungkan mereka dengan langit sehingga bisa membuat keputusan sekehendaknya, akan memberi atau menolak.
جُنْدٌ مَا هُنَالِكَ مَهْزُومٌ مِنَ الْأَحْزَابِ {١١} 11. Tentara orang-orang yang mendustakan itu adalah tentara yang kalah, sebagaimana kalahnya golongan-golongan lain sebelum mereka. Kaum Nuh, lAd, dan Firaun yang memiliki kekuatan besar telah mendustakan sebelum mereka. Begitu pula kaum Tsamud, kaum Luth, dan kaum yang memiliki banyak pohon dan kebun, yaitu kaum Syuaib. Merekalah umat-umat yang bersatu dan berkumpul di atas kekafiran dan pendustaan. Tiap-tiap umat tersebut mendustakan para rasul maka mereka layak ditimpa adzab dan menerima hukuman Allah.
كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ ذُو الْأَوْتَادِ {١٢} 12. Lihat ayat 11
وَثَمُودُ وَقَوْمُ لُوطٍ وَأَصْحَابُ الْأَيْكَةِ ۚ أُولَٰئِكَ الْأَحْزَابُ {١٣} 13. Lihat ayat 11
إِنْ كُلٌّ إِلَّا كَذَّبَ الرُّسُلَ فَحَقَّ عِقَابِ {١٤} 14. Lihat ayat 11
وَمَا يَنْظُرُ هَٰؤُلَاءِ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً مَا لَهَا مِنْ فَوَاقٍ {١٥} 15. Orang-orang musyrik itu tidaklah menunggu datangnya adzab, jika mereka tetap bertahan di atas kesyirikan, kecuali satu tiupan tanpa pengulangan.
وَقَالُوا رَبَّنَا عَجِّلْ لَنَا قِطَّنَا قَبْلَ يَوْمِ الْحِسَابِ {١٦} 16. Mereka berkata: "Wahai Rabb kami, segerakan adzab yang menjadi jatah kami itu di dunia, sebelum datangnya Hari Kiamat," perkataan ini merupakan ejekan.
اصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَاذْكُرْ عَبْدَنَا دَاوُودَ ذَا الْأَيْدِ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ {١٧} 17. Wahai Rasul, bersabarlah terhadap ucapan mereka yang tidak kau sukai dan ingatlah hamba Kami, Daud, si pemilik kekuatan yang mengalahkan musuh-musuh Allah dan kesabaran dalam menaati-Nya. Sungguh Dia seorang yang banyak bertaubat dan kembali kepada apa yang diridhai Allah. (Ayat ini mengandung hiburan bagi Rasul).
إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِشْرَاقِ {١٨} 18. Sungguh, Kami telah menaklukkan gunung-gunung bersama Daud, mereka bertasbih seperti tasbihnya di pagi dan sore hari. Kami juga menundukkan burung bersamanya berkelompok-kelompok, yang bertasbih serta taat dan mengikutinya.
وَالطَّيْرَ مَحْشُورَةً ۖ كُلٌّ لَهُ أَوَّابٌ {١٩} 19. Lihat ayat 18
وَشَدَدْنَا مُلْكَهُ وَآتَيْنَاهُ الْحِكْمَةَ وَفَصْلَ الْخِطَابِ {٢٠} 20. Kami juga menguatkan kerajaannya dengan kewibawaan, kekuatan, dan pertolongan; Kami juga mengaruniakan kenabian serta ketegasan dalam berbicara dan memutuskan.
وَهَلْ أَتَاكَ نَبَأُ الْخَصْمِ إِذْ تَسَوَّرُوا الْمِحْرَابَ {٢١} 21. Wahai Rasul, sudahkah datang kepadamu berita tentang dua orang yang bersengketa yang mendatangi Daud di tempat ibadahnya dengan melompati pagar sehingga Daud terkejut oleh kedatangan mereka berdua? Mereka berkata kepadanya: "Jangan takut, kami adalah dua orang yang bersengketa maka berilah keputusan yang adil. Jangan membuat keputusan yang menzhalimi kami, dan bim-binglah kami ke jalan yang lurus."
إِذْ دَخَلُوا عَلَىٰ دَاوُودَ فَفَزِعَ مِنْهُمْ ۖ قَالُوا لَا تَخَفْ ۖ خَصْمَانِ بَغَىٰ بَعْضُنَا عَلَىٰ بَعْضٍ فَاحْكُمْ بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَلَا تُشْطِطْ وَاهْدِنَا إِلَىٰ سَوَاءِ الصِّرَاطِ {٢٢} 22. Lihat ayat 21
إِنَّ هَٰذَا أَخِي لَهُ تِسْعٌ وَتِسْعُونَ نَعْجَةً وَلِيَ نَعْجَةٌ وَاحِدَةٌ فَقَالَ أَكْفِلْنِيهَا وَعَزَّنِي فِي الْخِطَابِ {٢٣} 23. Salah seorang dari keduanya berkata: "Ini saudaraku, ia mempunyai 99 ekor kambing, sedangkan aku hanya mempunyai 1 ekor kambing, lalu ia menginginkan kambingku itu dan berkata: 'Berikan kambingmu itu kepadaku!' la pun mengalahkanku dengan hujjah."
قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ إِلَىٰ نِعَاجِهِ ۖ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْخُلَطَاءِ لَيَبْغِي بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَقَلِيلٌ مَا هُمْ ۗ وَظَنَّ دَاوُودُ أَنَّمَا فَتَنَّاهُ فَاسْتَغْفَرَ رَبَّهُ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ ۩ {٢٤} 24. Daud berkata: "la telah menzhalimimu dengan meminta penggabungan seekor kambing milikmu itu dengan kambing-kambingnya; sungguh, kebanyakan orang yang bersekutu itu biasanya saling menzhalimi, dengan mengambil hak sekutunya dan tidak berbuat adil terhadap dirinya, kecuali orang-orang yang beriman dan yang shalih. Mereka tidak saling menzhalimi, tetapi orang-orang seperti mereka itu sedikit." Daud yakin bahwa Kami telah mengujinya dengan sengketa ini maka ia pun beristighfar kepada Rabbnya, bersujud sebagai taqarub kepada Allah, serta kembali dan bertaubat kepada-Nya.
فَغَفَرْنَا لَهُ ذَٰلِكَ ۖ وَإِنَّ لَهُ عِنْدَنَا لَزُلْفَىٰ وَحُسْنَ مَآبٍ {٢٥} 25. Kami pun mengampuninya tentang hal itu, menjadikannya termasuk hamba-hamba yang didekatkan di sisi Kami, dan menyiapkan untuknya tempat kembali yang baik di akhirat.
يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ {٢٦} 26. "Wahai Daud, sungguh, Kami telah menjadikanmu khalifah dan raja di muka bumi maka putuskanlah hukum di antara manusia secara adil, jangan mengikuti hawa nafsu dalam memutuskan hukum sehingga hawa nafsu itu menyesatkanmu dari din dan syariat Allah. Sungguh, orang yang tersesat dari jalan Allah itu bagi mereka adzab yang pedih di neraka disebabkan kelalaian mereka terhadap Hari Pembalasan dan Hisab." Firman Allah ini mengandung pesan kepada para pemimpin agar memutuskan hukum dengan kebenaran yang diturunkan dari Allah jangan menyimpang darinya sehingga mereka tersesat dari jalan-Nya.
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا ۚ ذَٰلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مِنَ النَّارِ {٢٧} 27. Tidaklah Kami menciptakan Iangit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya dengan sia-sia dan main-main, itulah anggapan orang-orang kafir. Maka kecelakaan bagi mereka disebabkan oleh adzab neraka pada Hari Kiamat karena anggapan batil dan kekafiran mereka kepada Allah.
أَمْ نَجْعَلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَالْمُفْسِدِينَ فِي الْأَرْضِ أَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِينَ كَالْفُجَّارِ {٢٨} 28. Akankah Kami menyamakan orang-orang yang beriman dan beramal shalih itu dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi ataukah Kami akan menyamakan orang-orang bertakwa nan beriman dengan orang-orang berbuat dosa nan kafir? Penyamaan ini tidak layak menurut hikmah dan hukum Allah, mereka itu tidak sama di sisi Allah. Akan tetapi, Allah memberi pahala orang-orang beriman yang bertakwa dan menghukum orang-orang yang berbuat kerusakan nan malang.
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ {٢٩} 29. Wahai Rasul, yang diwahyukan kepadamu ini adalah sebuah kitab yang diturunkan-Nya kepadamu nan diberkahi, agar mereka berfikir secara mendalam tentang ayat-ayatnya, mengamalkan petunjuk-petunjuknya, dan agar orang-orang yang berakal sehat mengambil pelajaran sebagaimana diperintahkan Allah kepada mereka.
وَوَهَبْنَا لِدَاوُودَ سُلَيْمَانَ ۚ نِعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ {٣٠} 30. Kami memberi Daud karunia (anak-ed) yaitu Sulaiman. Kami menjadikannya senang dan bahagia karenanya. Sulaiman adalah hamba yang baik. Sungguh, ia banyak kembali dan beribadah kepada Allah.
إِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِالْعَشِيِّ الصَّافِنَاتُ الْجِيَادُ {٣١} 31. Ingatlah ketika pada suatu sore dihadapkan kepadanya kuda-kuda unggulan nan gesit, yang berdiri dengan bertumpu pada tiga kaki seraya mengangkat satu kakinya yang lain karena kecerdikan dan kegesitannya, kuda-kuda itu masih dihadapkan kepadanya hingga saat matahari tenggelam.
فَقَالَ إِنِّي أَحْبَبْتُ حُبَّ الْخَيْرِ عَنْ ذِكْرِ رَبِّي حَتَّىٰ تَوَارَتْ بِالْحِجَابِ {٣٢} 32. la berkata: "Sungguh, aku telah mendahulukan kecintaan pada harta daripada berdzikir kepada Rabbku" sehingga matahari tenggelam dari pandangan matanya. "Kembalikan kuda yang diperlihatkan kepadaku tadi!" Lantas ia pun memotong kaki dan lehernya.
رُدُّوهَا عَلَيَّ ۖ فَطَفِقَ مَسْحًا بِالسُّوقِ وَالْأَعْنَاقِ {٣٣} 33. Lihat ayat 32
وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَانَ وَأَلْقَيْنَا عَلَىٰ كُرْسِيِّهِ جَسَدًا ثُمَّ أَنَابَ {٣٤} 34. Kami telah menguji Sulaiman dan melemparkan ke kursinya separo tubuh anaknya, ketika ia bersumpah bahwa ia benar-benar akan menggilir istri-istrinya, masing-masing akan melahirkan ksatria yang berjihad di jalan Allah, tetapi ia tidak mengucapkan insya Allah. la pun menggilir mereka semua, tetapi tidak ada istrinya yang hamil selain satu orang yang melahirkan separo tubuh bayi. Kemudian, Sulaiman kembali dan bertaubat kepada Rabbnya. la berkata: "Rabbi, ampunilah dosaku dan berilah aku kerajaan besar khusus untukku di mana tidak ada seorang pun manusia sesudahku yang memiliki kerajaan seperti itu, sungguh, Engkau -Mahasuci Engkau- banyak berderma dan memberi!" Kami mengabulkan doanya dan Kami tundukkan angin kepadanya yang berhembus dengan patuh kepadanya, betapa pun kuatnya, ke mana pun diperintahkannya.
قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ {٣٥} 35. Lihat ayat 34
فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَ تَجْرِي بِأَمْرِهِ رُخَاءً حَيْثُ أَصَابَ {٣٦} 36. Lihat ayat 34
وَالشَّيَاطِينَ كُلَّ بَنَّاءٍ وَغَوَّاصٍ {٣٧} 37. Kami juga menundukkan setan-setan kepadanya yang dipekerjakannya: di antara mereka ada yang bekerja sebagai pembuat bangunan, ada pula yang bekerja sebagai penyelam di lautan. Ada pula setan-setan lain yang diikat dalam belenggu-belenggu, yaitu setan-setan yang membangkang. Kerajaan besar dan kekuasaan istimewa ini merupakan pemberian Kami kepadamu, wahai Sulaiman. Maka memberilah sesukamu dan tolaklah permintaan sesukamu, tidak ada perhitungan terhadapmu.
وَآخَرِينَ مُقَرَّنِينَ فِي الْأَصْفَادِ {٣٨} 38. Lihat ayat 37
هَٰذَا عَطَاؤُنَا فَامْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ {٣٩} 39. Lihat ayat 37
وَإِنَّ لَهُ عِنْدَنَا لَزُلْفَىٰ وَحُسْنَ مَآبٍ {٤٠} 40. Sungguh, di sisi Kami di akhirat, Sulaiman memiliki kedekatan kedudukan dan tempat kembali yang baik.
وَاذْكُرْ عَبْدَنَا أَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ {٤١} 41. Ingatlah pula, wahai Rasul, hamba Kami Ayub ketika berdoa kepada Rabbnya,"Setan telah menyebabkan diriku kelelahan, kesulitan, serta merasakan kesakitan di tubuh, harta, dan keluargaku."
ارْكُضْ بِرِجْلِكَ ۖ هَٰذَا مُغْتَسَلٌ بَارِدٌ وَشَرَابٌ {٤٢} 42. Kami katakan kepadanya: "Hentaklah bumi dengan kakimu, niscaya akan memancar darinya mata air yang dingin untukmu, minumlah darinya, dan mandilah, niscaya ia menghilangkan bahaya dan sakit dari tubuhmu!"
وَوَهَبْنَا لَهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنَّا وَذِكْرَىٰ لِأُولِي الْأَلْبَابِ {٤٣} 43. Kami hilangkan penyakitnya, Kami muliakan ia, dan Kami berikan kepadanya keluarga, yaitu istri dan anak, dan Kami tambahkan anak-cucu seperti mereka. Semua itu merupakan rahmat dari Kami, penghormatan untuknya atas kesabarannya, dan pelajaran serta peringatan bagi orang-orang yang berakal sehat, agar mereka mengetahui bahwa buah kesabaran adalah jalan keluar dan dihilangkannya bahaya.
وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَاضْرِبْ بِهِ وَلَا تَحْنَثْ ۗ إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا ۚ نِعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ {٤٤} 44. Kami katakan kepadanya: "Ambillah dengan tanganmu seikat ranting-ranting lembut, pukullah istrimu dengannya untuk menunaikan sumpahmu, jangan melanggar sumpah!" Karena ia telah bersumpah akan memukulnya seratus kali jika Allah menyembuhkannya ketika ia marah kepadanya disebabkan masalah sepele ketika sakitnya, sedangkan istrinya seorang wanita shalihah. Allah menyayangi istrinya dan menyayanginya dengan memberikan fatwa seperti ini. Kami mendapati Ayub seorang yang bersabar terhadap ujian. la seorang hamba yang baik, ia banyak kembali kepada ketaatan kepada Allah.
وَاذْكُرْ عِبَادَنَا إِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ أُولِي الْأَيْدِي وَالْأَبْصَارِ {٤٥} 45. Wahai Rasul, ingatlah pula hamba-hamba Kami dan nabi-nabi Kami, yakni Ibrahim, Ishaq, dan Ya'qub. Mereka itu orang-orang yang memiliki kekuatan dalam ketaatan kepada Allah dan keyakinan din.
إِنَّا أَخْلَصْنَاهُمْ بِخَالِصَةٍ ذِكْرَى الدَّارِ {٤٦} 46. Kami memberi mereka keistimewaan besar dengan menjadikan hati mereka selalu mengingat negeri akhirat, sehingga mereka pun beramal untuk menghadapinya dengan menaati Kami, mengajak orang lain kepadanya, dan mengingatkan mereka mengenainya. Mereka itu di sisi Kami merupakan orang-orang yang Kami pilih untuk menaati Kami dan mengemban risalah Kami.
وَإِنَّهُمْ عِنْدَنَا لَمِنَ الْمُصْطَفَيْنَ الْأَخْيَارِ {٤٧} 47. Lihat ayat 46
وَاذْكُرْ إِسْمَاعِيلَ وَالْيَسَعَ وَذَا الْكِفْلِ ۖ وَكُلٌّ مِنَ الْأَخْيَارِ {٤٨} 48. Wahai Rasul, ingatlah hamba-hamba Kami, yakni Ismail, Ilyasa', dan Dzulkifli dengan sebaik-baik ingatan. Masing-masing adalah orang-orang pilihan yang dipilih Allah di antara seluruh manusia. memilih keadaan dan sifat terbaik untuk mereka.
هَٰذَا ذِكْرٌ ۚ وَإِنَّ لِلْمُتَّقِينَ لَحُسْنَ مَآبٍ {٤٩} 49. Wahai Rasul, Al-Qur'an ini merupakan kemuliaan bagimu dan kaummu. Orang yang bertakwa dan taat kepada Allah, sungguh memiliki tempat kembali yang baik di sisi Kami. Di surga-surga tempat bermukim, pintunya terbuka untuk mereka. Di surga-surga itu mereka bersandar di atas dipan-dipan yang dihias. Mereka meminta berbagai macam buah dan minuman yang mereka sukai dan indah dipandang mata.
جَنَّاتِ عَدْنٍ مُفَتَّحَةً لَهُمُ الْأَبْوَابُ {٥٠} 50. Lihat ayat 49
مُتَّكِئِينَ فِيهَا يَدْعُونَ فِيهَا بِفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ وَشَرَابٍ {٥١} 51. Lihat ayat 49
وَعِنْدَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ أَتْرَابٌ {٥٢} 52. Mereka mempunyai istri-istri yang pandangan matanya hanya tertuju kepada suami dan berusia sebaya.
هَٰذَا مَا تُوعَدُونَ لِيَوْمِ الْحِسَابِ {٥٣} 53. Kenikmatan inilah yang dijanjikan kepada kalian, wahai orang-orang bertakwa, pada Hari Kiamat. Itu rezeki yang Kami berikan kepada kalian, yang tidak akan fana dan habis.
إِنَّ هَٰذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهُ مِنْ نَفَادٍ {٥٤} 54. Lihat ayat 53
هَٰذَا ۚ وَإِنَّ لِلطَّاغِينَ لَشَرَّ مَآبٍ {٥٥} 55. Semua yang telah digambarkan ini untuk orang-orang bertakwa. Adapun orang yang melampaui batas dalam kekafiran dan kemaksiatan, mereka mendapatkan tempat kembali yang buruk. Yaitu api neraka tempat mereka diadzab, yang membakar mereka dari berbagai sisi; sungguh kasur mereka adalah seburuk-buruk kasur.
جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا فَبِئْسَ الْمِهَادُ {٥٦} 56. Lihat ayat 55
هَٰذَا فَلْيَذُوقُوهُ حَمِيمٌ وَغَسَّاقٌ {٥٧} 57. Adzab ini berupa air yang sangat panas dan nanah yang mengalir dari tubuh penduduk neraka, biarlah mereka meminumnya! Mereka mendapatkan berbagai macam dan rupa adzab lain yang seperti ini.
وَآخَرُ مِنْ شَكْلِهِ أَزْوَاجٌ {٥٨} 58. Lihat ayat 57
هَٰذَا فَوْجٌ مُقْتَحِمٌ مَعَكُمْ ۖ لَا مَرْحَبًا بِهِمْ ۚ إِنَّهُمْ صَالُو النَّارِ {٥٩} 59. Ketika orang-orang yang melampaui batas itu datang ke neraka, sebagian mencela sebagian lain. Sebagian mereka berkata kepada sebagian lain: "Inilah sekelompok penduduk neraka, masuk bersama kalian!” Mereka pun mengatakan: "Tiada ucapan selamat datang bagi mereka dan tempat tinggal mereka di neraka tidaklah luas. Sungguh, mereka akan merasakan derita panas api neraka sebagaimana yang telah kita rasakan!"
قَالُوا بَلْ أَنْتُمْ لَا مَرْحَبًا بِكُمْ ۖ أَنْتُمْ قَدَّمْتُمُوهُ لَنَا ۖ فَبِئْسَ الْقَرَارُ {٦٠} 60. Golongan pengikut berkata kepada orang-orang yang melampaui batas: "Justru untuk kalian itu tidak ada ucapan selamat datang, karena kalian telah menyebabkan kami tinggal di neraka dengan menyesatkan kami ketika di dunia. Seburuk-buruk tempat tinggal adalah Jahanam!"
قَالُوا رَبَّنَا مَنْ قَدَّمَ لَنَا هَٰذَا فَزِدْهُ عَذَابًا ضِعْفًا فِي النَّارِ {٦١} 61. Golongan pengikut berkata: "Wahai Rabb kami, siapa yang telah menyesatkan kami dari petunjuk semasa di dunia, lipatgandakanlah adzabnya di neraka!"
وَقَالُوا مَا لَنَا لَا نَرَىٰ رِجَالًا كُنَّا نَعُدُّهُمْ مِنَ الْأَشْرَارِ {٦٢} 62. Orang-orang yang melampaui batas berkata: "Mengapa kita tidak melihat orang-orang yang di dunia kita anggap sebagai orang-orang jahat dan orang-orang celaka, bersama kita di neraka? Apakah ejekan dan olok-olok kita kepadanya itu salah ataukah mereka bersama kita di neraka, akan tetapi mata belum menemukan mereka?"
أَتَّخَذْنَاهُمْ سِخْرِيًّا أَمْ زَاغَتْ عَنْهُمُ الْأَبْصَارُ {٦٣} 63. Lihat ayat 62
إِنَّ ذَٰلِكَ لَحَقٌّ تَخَاصُمُ أَهْلِ النَّارِ {٦٤} 64. Sungguh, perdebatan dan percekcokan penduduk neraka itu benar-benar terjadi, tidak ada keraguan menge-nainya.
قُلْ إِنَّمَا أَنَا مُنْذِرٌ ۖ وَمَا مِنْ إِلَٰهٍ إِلَّا اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ {٦٥} 65. Wahai Rasul, katakan kepada kaummu: "Kami hanyalah pemberi peringatan bagi kalian dari adzab Allah, jangan sampai adzab itu menimpa disebabkan kekafiran kalian! Tidak ada ilah yang berhak diibadahi kecuali Allah, satu-satunya. Dialah satu-satunya yang berhak dengan keagungan, nama-nama, sifat-sifat, dan perbuatan-perbuatan-Nya,Yang Mahamenang di mana segala sesuatu dikalahkan-Nya.
رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ {٦٦} 66. Pemilik langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya,Yang Mahaperkasa dalam menjatuhkan hukuman keras lagi Maha Pengampun terhadap dosa-dosa siapa yang bertaubat dan kembali kepada ridha-Nya."
قُلْ هُوَ نَبَأٌ عَظِيمٌ {٦٧} 67. Wahai Rasul, katakan kepada kaummu: "Sungguh, Al-Qur'an ini merupakan berita yang sangat besar manfaatnya. Namun, kalian lalai dan berpaling darinya.
أَنْتُمْ عَنْهُ مُعْرِضُونَ {٦٨} 68. Lihat ayat 67
مَا كَانَ لِيَ مِنْ عِلْمٍ بِالْمَلَإِ الْأَعْلَىٰ إِذْ يَخْتَصِمُونَ {٦٩} 69. Aku tidak memiliki ilmu tentang perdebatan para malaikat di langit mengenai penciptaan Adam, andai-kata Allah tidak memberitahukan dan mewahyukan kepadaku.
إِنْ يُوحَىٰ إِلَيَّ إِلَّا أَنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ مُبِينٌ {٧٠} 70. Tidaklah Allah mewahyukan kepadaku ilmu yang tidak kuketahui kecuali karena aku adalah pemberi peringatan bagi kalian dari adzab-Nya dan penjelas bagi kalian tentang syariat-Nya."
إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ طِينٍ {٧١} 71. Wahai Rasul, ceritakan kepada mereka ketika Rabbmu berkata kepada para malaikat: "Sungguh, Aku menciptakan manusia dari tanah. Apabila Aku menyempurnakan jasadnya dan bentuk fisiknya serta telah meniupkan ruh-Ku ke dalamnya sehingga ia mulai memiliki kehidupan, hendaklah kalian bersujud kepadanya sebagai penghormatan, bukan sebagai ibadah dan pengagungan!" Karena ibadah hanya boleh dilakukan kepada Allah. Adapun dalam syariat Islam, Allah telah mengharamkan sujud penghormatan.
فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ {٧٢} 72. Lihat ayat 71
فَسَجَدَ الْمَلَائِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ {٧٣} 73. Para malaikat seluruhnya bersujud taat dan patuh, kecuali Iblis, ia tidak bersujud karena sombong dan dalam ilmu Allah ia termasuk orang-orang kafir.
إِلَّا إِبْلِيسَ اسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ {٧٤} 74. Lihat ayat 73
قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ ۖ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنْتَ مِنَ الْعَالِينَ {٧٥} 75. Allah berfirman kepada iblis: "Apakah yang menghalangimu bersujud kepada siapa yang telah Kumuliakan sehingga Kuciptakan ia dengan kedua tangan-Ku? Apakah engkau sombong kepada Adam ataukah engkau termasuk orang-orang yang sombong kepada Rabbmu?" Ayat ini mengandung penetapan sifardua tangan" bagi Allah sesuai dengan sifat yang layak bagi-Nya.
قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ ۖ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ {٧٦} 76. Iblis membangkang Rabbnya dengan berkata: "Aku tidak bersujud kepadanya karena aku Iebih baik daripada dia, karena Engkau menciptakanku dari api, sementara Engkau menciptakannya dari tanah (dan api itu lebih baik daripada tanah)."
قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ {٧٧} 77. Allah berfirman kepadanya: "Keluarlah dari surga karena sesungguhnya engkau dirajam dengan ucapan, tercela, dan terkutuk. Sungguh, engkau terkena pengusiran-Ku hingga Hari Kiamat!"
وَإِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِي إِلَىٰ يَوْمِ الدِّينِ {٧٨} 78. Lihat ayat 77
قَالَ رَبِّ فَأَنْظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ {٧٩} 79. Iblis berkata:"Rabbi, tundalah ajalku dan jangan Engkau matikan aku hingga seluruh makhluk dibangkitkan dari kubur!"
قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ {٨٠} 80. Allah berfirman kepadanya: "Sungguh, engkau termasuk mereka yang diberi tangguh hingga waktu yang ditentukan, yaitu hingga hari ditiupnya tiupan pertama pada saat seluruh makhluk mati."
إِلَىٰ يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ {٨١} 81. Lihat ayat 80
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ {٨٢} 82. Iblis berkata: "Demi kemuliaan-Mu dan keagungan-Mu, ya Rabbi, sungguh, aku benar-benar akan menyesatkan seluruh keturunan Adam. Kecuali siapa di antara mereka yang telah engkau pilih untuk beribadah kepada-Mu dan Engkau lindungi dari penyesatanku, di mana Engkau tidak memberiku jalan untuk menguasai mereka."
إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ {٨٣} 83. Lihat ayat 82
قَالَ فَالْحَقُّ وَالْحَقَّ أَقُولُ {٨٤} 84. Allah berfirman: "Kebenaran itu dari-Ku dan Aku tidak berkata selain kebenaran. Sungguh, Aku benar-benar akan memenuhi Jahanam denganmu, keturunanmu, serta seluruh keturunan Adam yang mengikutimu."
لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنْكَ وَمِمَّنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ أَجْمَعِينَ {٨٥} 85. Lihat ayat 84
قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُتَكَلِّفِينَ {٨٦} 86. Wahai Rasul, katakan kepada orang-orang musyrik dari kalangan kaummu: "Aku tidak meminta upah dan balasan atas dakwah dan petunjuk yang kusampaikan kepada kalian, aku tidak mengklaim sesuatu yang bukan merupakan hakku, akan tetapi aku mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak akan mengada-adakan kebohongan."
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِلْعَالَمِينَ {٨٧} 87. Al-Qur'an ini hanyalah peringatan bagi seluruh bangsa jin dan manusia, dengannya mereka mengambil pelajaran yang bermanfaat bagi kepentingan din dan dunia mereka.
وَلَتَعْلَمُنَّ نَبَأَهُ بَعْدَ حِينٍ {٨٨} 88. Wahai orang-orang musyrik, kalian pasti akan mengetahui berita dan kebenaran Al-Qur'an ini ketika kelak Islam menang dan manusia berbondong-bondong memasukinya, begitu pun ketika adzab menimpa kalian dan seluruh jalan telah terputus dari kalian.
Al-Qur'an Today @2006